Kadis Kominfo Way Kanan Hadiri Rakor Kepala Dinas Kominfotik Se-Provinsi Lampung

oleh -98 Dilihat

Way Kanan – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kabupaten Way Kanan, Yusron Lutfi, S.H., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Dinas Kominfotik se-Provinsi Lampung. Rakor tersebut berlangsung di Ruang Command Center Lt. 2 Kantor Kominfotik Provinsi Lampung, Jum’at (25/07/2025).

Rakor dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dan diikuti oleh Kepala Dinas Kominfotik dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Tujuan rakor ini adalah untuk memperkuat implementasi digitalisasi pemerintahan dengan menggarisbawahi tujuh langkah strategis.

Marindo Kurniawan menekankan pentingnya peran strategis Dinas Kominfotik sebagai penggerak inovasi digital di daerah. Dinas Kominfotik tidak hanya mengelola teknologi dan data, melainkan menjadi motor utama dalam membangun e-government dan mewujudkan Lampung sebagai Smart Province.

Tujuh langkah strategis yang harus dijalankan oleh Dinas Kominfotik adalah: memperkuat sinergi dan integritas antar daerah, menyosialisasikan platform “LampungIn”, meningkatkan kapasitas SDM IT, menjamin integrasi walidata, mendorong inovasi layanan digital, mengutamakan keamanan siber, dan mengembangkan kebijakan berbasis data.

Selain itu, turut hadir pula dalam rakor tersebut Kepala BPS Provinsi Lampung sebagai narasumber utama. Kepala BPS menjelaskan bahwa data yang dikelola BPS terbagi menjadi tiga jenis, yaitu statistik dasar, statistik sektoral, dan statistik khusus.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung juga memaparkan peran penting keterbukaan informasi publik di era digital. Pengelolaan informasi yang baik dan transparan menjadi salah satu indikator keberhasilan transformasi digital pemerintahan.

Rakor ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyukseskan Tiga Cita Gubernur Lampung, yaitu Lampung Sejahtera, Lampung Berdaya Saing, dan Lampung Inklusif.

Dengan demikian, diharapkan digitalisasi pemerintahan dapat menjadi motor utama yang mendorong efisiensi layanan, partisipasi publik, dan pembangunan yang berkeadilan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *